Senin, 17 Juni 2013

Review Novel : Pintu Harmonika

Pintu Harmonika
Pintu Harmonika

4 bintang buat novel ini, jadi artinya harus banget kamu baca ... ^^

Novel ini seperti cabe rawit, kecil tapi pedasnya ngga nahan. Sedangkan novel ini ringan tapi makna luar biasa dalam. Ceritanya simple tapi bisa bikin ketawa, cengengesan sampai nangis sesegukan. Biasanya sih rada males baca novel yang terlalu simple tapi pas baca novel ini mmmhhh langsung malu sendiri gituh karena ternyata cerita yang simple bisa bikin aku takjub banget sama tokoh - tokohnya dengan kata lain takjub juga dengan penulisnya, apalagi tema yang diangkatnya tentang anak - anak, jarang novel bertema anak - anak bisa bikin aku terkesan. Yaudah dari pada panjang lebar kita langsung ke summary, strength and weakness pointnya yuk...

Summary :
Novel ini menceritakan tentang anak anak dari pemilik ruko yang bertetangga. Rizal, anak pemilik Toko Kelontong, Juni anak pemilik toko sablon dan David anak pemilik toko kue. Meski mereka berbeda usia tapi mereka menjadi sangat dekat layaknya adik kakak kandung dan yang bikin mereka mempunyai ikatan itu karena mereka dipersatukan di tempat yang sama. Tempat itu tak lain adalah SURGA, ya surga bagi mereka tentunya. Bukan tempat yang indah atau menawan, tempai itu hanyalah tanah kosong bau pesing dengan ilalang yang tinggi. Suatu hari pemilik tanah berniat untuk menjual tanah yang merupakan surga bagi ketiga anak tersebut. Karena tidak rela kehilangan surga, mereka pun mencari cara untuk mempertahankan surganya itu.

Strength Point :
- Meaningful and so touching
- Tema unik
- Entertaining
- Karakter masing - masing tokoh jelas
- Bacaan yang ringan
- Temanya bikin penasaran

Weakness Point :
- Ada beberapa Typo
- Untuk buku yang saya beli ada beberapa halaman yang tintanya tipis dan teks yang bertumpuk - tumpuk