Pintu
Harmonika
4
bintang buat novel ini, jadi artinya harus banget kamu baca ... ^^
Novel
ini seperti cabe rawit, kecil tapi pedasnya ngga nahan. Sedangkan
novel ini ringan tapi makna luar biasa dalam. Ceritanya simple tapi
bisa bikin ketawa, cengengesan sampai nangis sesegukan. Biasanya sih
rada males baca novel yang terlalu simple tapi pas baca novel ini
mmmhhh langsung malu sendiri gituh karena ternyata cerita yang simple
bisa bikin aku takjub banget sama tokoh - tokohnya dengan kata lain
takjub juga dengan penulisnya, apalagi tema yang diangkatnya tentang
anak - anak, jarang novel bertema anak - anak bisa bikin aku
terkesan. Yaudah dari pada panjang lebar kita langsung ke summary,
strength and weakness pointnya yuk...
Summary
:
Novel
ini menceritakan tentang anak anak dari pemilik ruko yang
bertetangga. Rizal, anak pemilik Toko Kelontong, Juni anak pemilik
toko sablon dan David anak pemilik toko kue. Meski mereka berbeda
usia tapi mereka menjadi sangat dekat layaknya adik kakak kandung dan
yang bikin mereka mempunyai ikatan itu karena mereka dipersatukan di
tempat yang sama. Tempat itu tak lain adalah SURGA, ya surga bagi
mereka tentunya. Bukan tempat yang indah atau menawan, tempai itu
hanyalah tanah kosong bau pesing dengan ilalang yang tinggi. Suatu
hari pemilik tanah berniat untuk menjual tanah yang merupakan surga
bagi ketiga anak tersebut. Karena tidak rela kehilangan surga, mereka
pun mencari cara untuk mempertahankan surganya itu.
Strength
Point :
-
Meaningful and so touching
-
Tema unik
-
Entertaining
-
Karakter masing - masing tokoh jelas
-
Bacaan yang ringan
-
Temanya bikin penasaran
Weakness
Point :
-
Ada beberapa Typo
-
Untuk buku yang saya beli ada beberapa halaman yang tintanya tipis
dan teks yang bertumpuk - tumpuk