Jangan pernah lakukan hal ini pada SEORANG IBU apalagi saat berkunjung ke rumahnya
👩👩👩
1. Jangan pernah tanyakan apakah anaknya sudah makan atau belum, percayalah seorang Ibu tidak akan membiarkan anaknya kelaparan. Ingat, kalau anak susah makan maka Ibunya lah yang paling stress, apalagi kalau sampai sakit, Ibunya yang akan paling merasa khawatir dan bersalah. Siapa Anda bertanya tentang hal ini seolah Anda lebih peduli dengannya?
2. Jangan pernah tanyakan apakah anaknya sudah mandi atau belum, untuk diketahui bahwa seorang Ibu selalu ingin anaknya terlihat rupawan dan ia akan selalu berusaha untuk itu, namun tak jarang situasi dan kondisi tidak mendukungnya memandikan anaknya di jam khusus, syukur-syukur bisa mandi jam 7 pagi lalu berjemur, ya kalau ternyata harus molor karena sesuatu hal misal anak ngajak begadang terus Ibunya baru bisa tidur subuh ngga apa-apalah mandi aga siangan. Mesin aja ada rehat, wajarlah Ibu butuh tidur. Manusiawi. Siapa Anda bertanya tentang ini seakan tahu apa yang dilakukannya selama 24 jam?
3. Jangan pernah komentar tentang rumah yang berantakan, lantai yang lengket atau cucian yang menumpuk. Seorang Ibu dengan anak yang super aktif dan luar biasa cerdas, tanpa ART juga ikut mencari nafkah untuk keluarga akan sangat mungkin mengalami kondisi dimana ia harus berdamai dengan keadaan, dimana ia perlu memilih untuk bersantai sejenak dan membiarkan sesuatu berjalan tidak sempurna. Dan disaat sendirinya kadang ia mengizinkan dirinya untuk menangis bukan untuk meratap tapi untuk menguatkan. A mother knows that her childs need her to be ok. Seorang Ibu tidak akan memaksakan diri disaat fisik dan mentalnya sudah terlalu lelah, karena ia sadar jika ia terus memaksakan diri ia akan menjadi sebuah bom waktu yang bisa meledak kapan saja, bisa menyakiti siapa saja termasuk pasangan, anak dan dirinya sendiri. Lalu siapa Anda berkomentar tentang hidupnya padahal Anda tidak tahu apa yang telah dilaluinya?
4. Jangan pernah berkomentar tentang kopi atau masakan yang ia hidangkan untuk suami dan anak-anaknya. Sempat masak pun sudah bagus. Seorang Ibu saking inginnya memberi makanan sehat sering kali masakpun perjuangannya berat, sering kali sambil potong-potong sayur dan oseng-oseng ia juga sambil menggendong anaknya bahkan kadang sampai harus nyambi beres - beres. Siapa Anda berkomentar ini itu tanpa tahu seberapa keras ia berusaha memberikan yang terbaik?
5. Jangan pernah komentar tentang baju yang ia kenakan, wajahnya yang polos tanpa riasan apalagi sampai bertanya ia sudah mandi atau belum. Ketika menjadi seorang ibu seorang wanita akan menempatkan anak pada prioritas pertama, suami pada prioritas kedua, setelah 2 prioritas ini dilakukan baru lah ia bisa mementingkan dirinya sendiri. Banyak hal yang harus dilakukan seorang Ibu dalam 24 jam, jangan heran kalau kadang daster adalah pakaian terindahnya atau rambut yang cuma dicempol tanpa sempat disisir, bisa dandan cantik dan bergaya itu namanya bonus. Jadi siapa Anda mengomentari penampilannya padahal tidak tahu seberapa besar perjuangannya selama ini?
6. Jangan ajari ia cara mendidik yang benar menurut Anda, tipe pengasuhan tidak bisa diterapkan seragam. Apa yang menurut Anda baik belum tentu bisa diaplikasikan olehnya begitupun apa yang menurut Anda buruk belum tentu buruk juga baginya. Pada akhirnya Anda dan ia akan sama-sama memilih parenting yang sesuai dengan kondisi masing-masing, goal yang igin dicapai pun tentunya berbeda. Tidak usah menceramahinya tentang jam berapa sebaiknya anak tidur, waktu yang tepat untuk toilet training, sekolah pilihan untuk anaknya dst. Toh hanya Ibu dari anaknyalah yang tahu waktu terbaik untuk memutuskan dan menerapkan pola pengasuhan tertentu bahkan setiap anak punya timelinenya tersendiri yang tidak bisa disamaratakan. Jadi berhentilah mengajarinya A,B,C karena ia juga seorang pembelajar yang ingin mendidik anak-anaknya dengan sebaik-baiknya sama seperti Anda. Siapalah Anda mengajarinya sementara Anda tak pernah merasakan apa yang dialaminya?
Kalau Anda juga seorang Ibu tapi Anda selalu tepat waktu memandikan dan memberi makan anak, selalu bisa memasak makanan enak dan sehat juga selalu tampil cantik menawan setiap hari. Anda patut bersyukur, tapi tidak perlulah jadi komentator apalagi sampai menghakimi ia seorang Ibu yang penghasilannya tidak seberapa, seorang Ibu tanpa ART, seorang Ibu dengan anak yang berkeinginan kuat, seorang Ibu yang setiap saat harus berjuang menjaga kewarasan dan kadang juga ikut mencari nafkah. Karena kondisi dan situasi Anda berbeda dengannya. Jika Anda tidak bisa membantu paling tidak Anda tidak perlu merusuhi hidupnya yang setiap waktu ia jaga agar tetap berada di jalur yang tepat. Tidak perlu merusuhi mentalnya yang ia jaga setiap saat agar tidak meledak. Tidak perlu juga sok sok menasehati padahal Anda hanya ingin terlihat baik di matanya karena ia cukup bisa membedakan mana yang tulus mana yang cuma ingin merecoki. Anda sama sekali tidak dibutuhkan dalam hidupnya, baginya ada makanan yang begizi, tempat tinggal yang layak dan keluarga yang bahagia sudah lebih dari cukup. Anda tidak usah mengganggu hidupnya yang damai itu. Ia telah hidup dengan sangat baik, kemampuan survivalnya diatas rata-rata dan energinya meningkat berkali kali lipat lebih besar dibandingkan saat ia hidup seorang diri. Karena ia tahu menjadi seorang Ibu butuh lebih dari sekedar kuat, ia harus luar biasa. Anda tidak tahu kan kalau ia berpikir dirinya itu keren? Yess, she is cool, she can dance in the middle of chaos. 😎
🌼Di tengah rumah yang berantakan, mainan yang berserakan atau lantai yang lengket, anak akan belajar untuk perlahan merapikan mainannya sendiri, ia juga akan tergerak untuk membantu dan bekerja, perlahan ia mulai tahu bagaimana cara berjuang dan hidup mandiri. Ia sadar bahwa terkadang hidup tidak selalu sejalan dengan rencana, bahwa yang ia inginkan tidak selalu bisa ia dapatkan, ia akan menerima ketidaksempurnaan tanpa berhenti berusaha menjadi yang terbaik. Ia bisa menemukan siapa dirinya dan tahu apa yang menjadi maunya karena ia terbiasa menentukan pilihannya sendiri saat Ibunya terlalu sibuk dengan cucian kotor, masak memasak dan mengurus adik bayi.🌼
Ditulis oleh Rahmah (Mama Alana & Algren) pada 18 Mei 2017, saat matahari sudah tenggelam tapi udara masih terasa sangat panas.
Tulisan ini bukan diperuntukkan khusus untuk satu orang, tulisan ini dibuat untuk publik.
DILARANG COPAS SEBAGIAN ATAU SELURUH TULISAN TANPA MENCANTUMKAN SUMBER.
Salam Damai ✌
#etika
#ibu
#istri
#anak
#rumahberantakan
