beginilah adanya mereka
melangkah dengan percaya padahal wajah mereka tercoreng noda
hati mereka dipenuhi dusta
dan kita hanya bisa terdiam menjadi makhluk bodoh
sementara mereka terus permainkan kita
seberapa besarkah kekuasaan mereka
tidakkah mereka hanya miliki yang juga kita miliki
apakah perlu kita untuk bersembunyi terus dan menahan rasa sakit
lalu mereka berpura pura menjadi bijak padahal mereka sedang mentertawakan kita
mestikah semua ini terus begini
sang penguasa terus berkuasa
dan kita akan terus berdiam diri menunggu datangnya keajaiban padahal mereka tlah merampas harga diri kita
ataukah kita harus terus menjadi si "bodoh" yang selalu diperlakukan tidak adil
kita seharusnya mulai memberanikan diri untuk terus menaikkan harga diri
tak perlu takut lagi untuk mengatakan "tidak"
karena keadilan takan datang jika kita tak bisa berlaku adil pada diri kita sendiri
jangan pernah mau untuk dipandang rendah
karena Tuhan menjadikan kita makhluk yang agung
yang siap melawan siapapun yang berpikir kita lemah
Terimakasih tulisannya sangat menggugah paradigma saya.... salam syukur dan bahagia...
BalasHapusthanks atas apresiasinya ... kata - kata itu juga menjadi cambuk untuk diri saya pribadi ...
HapusSaya ngga nyangka ada juga yang baca tulisan saya ...
salam syukur dan bahagia ...
hehe
HapusSebetulnya saya sudah baca beberapa artikel anda di Blog ini, namun baru kali ini saya meninggalkan komentar. Saya rasa anda punya karakter tersendiri dalam mengungkapkan sesuatu. Dan percayalah berkat tulisan-tulisan anda lah saya mulai bersemangat kembali untuk menulis di Blog meskipun masih nyangkut di kotak Draft maupun di secarik kertas. hehe
Oh, ya sebetulnya tulisan anda yang paling berkesan bagi saya adalah kisah yang anda tuangkan di blog anda yang lainnya, yaitu pada artikel "Andai ini layak disebut kehidupan" part 1 - 3. Oh itu sungguh keren..
akan ada part 4 nya mungkin ?
:)
Oia, apa alamat blog Anda? mungkin bisa saya follow juga dan saya yakin akan ada banyak pelajaran dari tulisan Anda ... Untuk tulisan "Andai ini layak disebut kehidupan" sebenarnya masih perlu diedit lagi karena masih banyak typo disana - sani serta pemilihan kata yang kurang tepat ... Dan sebenarnya saya tidak pernah berharap pengalaman hidup itu akan dibaca seseorang, niat awalnya hanyalah untuk menyimpan memori itu jika suatu saat ingin kembali mengingatnya ... Tapi saya sangat bersyukur pada akhirnya ada orang seperti Anda yang sangat mengapresiasi dan saya tak tahu lagi harus berkata apa selain ucapan terimakasih yang tulus ... :)
BalasHapusOh iya, saya mohon maaf sebelumnya karena belum sempat memperkenalkan diri, :)
BalasHapusIni alamat blog saya : thisisbluesky.blogspot.com
Silahkan berkunjung kalau Anda berkenan, tapi hanya baru ada 2 artikel sih sisanya masih di draft, hehe
Saya berencana untuk menyelesaikannya secepatnya cuma ternyata tetap saja masih belum selesai(sok sibuk, hehe).
:)
Ok Akhmad,saya akan berkunjung secepatnya, and hope can leave some for your article, it would be nice ...
BalasHapus^^